Beton ready mix (ready-mix concrete) adalah beton cair yang diproduksi di batching plant dengan mutu yang terkontrol, kemudian diangkut ke lokasi proyek menggunakan truk mixer. Untuk menjamin kelancaran proses pengecoran serta mutu hasil akhir beton, diperlukan alat berat khusus dalam penuangan beton. Penggunaan alat berat yang tepat mampu meningkatkan efisiensi kerja, mengurangi risiko kesalahan pengecoran, dan menjaga kualitas konstruksi secara keseluruhan.
Penuangan beton ready mix adalah proses pemindahan beton cair dari truk mixer ke area struktur yang akan dicor, seperti plat lantai, kolom, balok, atau fondasi. Proses ini harus dilakukan dalam waktu yang terbatas (maksimal 2 jam setelah beton dicampur) untuk mencegah terjadinya pengikatan awal.
Jenis Alat Berat untuk Penuangan Ready Mix
a. Concrete Mixer Truck (Truk Molen)
- Fungsi: Mengangkut dan mengaduk beton selama perjalanan dari batching plant ke lokasi proyek.
- Spesifikasi umum:
- Kapasitas: 3 – 9 m³
- Dilengkapi dengan drum pemutar dan mekanisme pengeluaran beton (chute)
- Catatan: Truk molen tidak dapat menuang beton langsung ke area yang tinggi atau jauh dari titik parkir, sehingga memerlukan alat bantu tambahan.
b. Concrete Pump (Pompa Beton)
1) Truck Mounted Concrete Pump (Pompa Beton Boom)
- Fungsi: Memompa beton dari truk mixer ke titik pengecoran dengan menggunakan boom (lengan hidrolik).
- Kelebihan:
- Jangkauan vertikal dan horizontal tinggi (hingga 60 meter atau lebih)
- Efisien untuk pengecoran di gedung bertingkat
- Aplikasi: Cocok untuk proyek gedung tinggi, flyover, jembatan.
2) Concrete Line Pump (Pompa Beton Portable)
- Fungsi: Memompa beton melalui pipa fleksibel yang bisa diperpanjang.
- Kelebihan:
- Fleksibel, cocok untuk area sempit atau sulit dijangkau
- Biaya operasional lebih rendah dibanding boom pump
- Aplikasi: Cocok untuk proyek perumahan, lantai dasar, atau pengecoran terbatas.
c. Concrete Bucket (Ember Cor)
- Fungsi: Alat bantu berbentuk ember besar yang digunakan untuk mengangkat beton menggunakan tower crane.
- Spesifikasi umum:
- Kapasitas: 0,5 – 2 m³
- Dilengkapi katup di bagian bawah untuk mengalirkan beton
- Aplikasi: Umum digunakan dalam proyek bertingkat yang menggunakan tower crane.
d. Tower Crane
- Fungsi: Mengangkat concrete bucket ke area pengecoran pada proyek gedung tinggi.
- Catatan: Tower crane bukan khusus untuk beton, tetapi sangat penting untuk proses penuangan menggunakan concrete bucket.
e. Vibrator Beton (Concrete Vibrator)
- Fungsi: Alat bantu pengecoran untuk memadatkan beton setelah dituangkan, agar tidak terjadi rongga udara (void) yang bisa menurunkan mutu beton.
- Jenis umum:
- Internal vibrator (dipasang langsung ke dalam beton)
- Surface vibrator (digunakan pada permukaan beton)
Aplikasi: Wajib digunakan pada pengecoran struktur seperti kolom, balok, dan pelat.

