Bandara Yogyakarta International Airport memang menjadi bandara utama untuk penerbangan domestik dan internasional di Yogyakarta. Namun demikian, Bandara Adisutjipto tidak ditutup begitu saja, bandara yang dibangun pada tahun 1952, masih digunakan sebagai penerbangan sipil dan militer. Maka dari itu perawatannya masih tetap dijaga hingga saat ini.
Infrastruktur bandara, terutama runway atau landasan pacu, memainkan peran krusial dalam keselamatan dan efisiensi operasional penerbangan. Dalam rangka meningkatkan kualitas dan daya tahan runway, pelapisan ulang dan pengerasan permukaan merupakan langkah yang esensial.
Pelapisan ulang dan pengerasan permukaan runway merupakan proses yang bertujuan untuk memperbaiki kondisi fisik landasan pacu agar tetap aman dan layak digunakan. Karena seiring waktu, permukaan runway dapat mengalami kerusakan akibat beban berat dari pesawat, perubahan cuaca, dan penggunaan yang intensif. Kerusakan ini dapat berupa retakan, lubang, dan permukaan yang tidak rata, yang berpotensi menimbulkan risiko bagi keselamatan penerbangan.
Pelapisan ulang melibatkan penambahan lapisan baru material pada permukaan runway untuk memperbaiki kualitas permukaan dan meningkatkan daya tahan. Sedangkan pengerasan permukaan adalah proses memperkuat struktur bawah runway untuk meningkatkan kapasitas beban dan stabilitas. Keduanya berkontribusi pada pemeliharaan standar keselamatan yang tinggi dan memperpanjang masa pakai runway.
Proses Pelapisan Ulang Runway
- Penilaian Kondisi Awal: Langkah pertama adalah melakukan inspeksi menyeluruh untuk menilai kondisi permukaan runway. Inspeksi ini mencakup identifikasi kerusakan seperti retakan, lubang, dan ketidakrataan.
- Persiapan Permukaan: Permukaan runway harus dibersihkan dari kotoran dan material yang longgar. Retakan dan kerusakan harus diperbaiki dengan metode yang sesuai sebelum lapisan baru diterapkan.
- Penerapan Material: Material pelapis seperti aspal panas atau beton digunakan untuk menutup permukaan runway. Proses ini melibatkan pengaturan ketebalan lapisan dan metode penyampaian material agar merata.
- Pemadatan: Setelah lapisan diterapkan, pemadatan dilakukan untuk memastikan bahwa material baru terintegrasi dengan baik dan permukaan menjadi halus serta stabil.
- Pemeriksaan dan Pengujian: Setelah pelapisan selesai, runway diperiksa untuk memastikan bahwa kualitas permukaan memenuhi standar keselamatan. Pengujian dilakukan untuk mengevaluasi kekuatan dan ketahanan permukaan.
Manfaat dari Pelapisan Ulang dan Pengerasan
- Keamanan Penerbangan: Permukaan runway yang halus dan kuat mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan keselamatan penerbangan. Peningkatan daya tahan juga mengurangi kemungkinan kerusakan pada pesawat saat mendarat atau lepas landas.
- Efisiensi Operasional: Runway yang dalam kondisi baik meningkatkan efisiensi operasional bandara, mengurangi gangguan pada jadwal penerbangan, dan mengoptimalkan aliran lalu lintas udara.
- Penghematan Biaya: Pelapisan ulang dan pengerasan yang dilakukan secara berkala dapat mengurangi biaya perawatan jangka panjang dan mencegah kebutuhan untuk perbaikan besar yang mahal di masa depan.

